| One Stop FootballSee all entries in this blog |
Kerusuhan Potret Buram Persepakbolaan Indonesia (11/10/2008 02:46) |
seperti yang kita ketahui, sepak bola kita selalui dibumbui dengan kerusuhan sepak bola, dan kelihatannya ada trend "tim tuan rumah harus menang"...kalo ga menang, tau sendiri...bakal ada kerusuhan meletus di daerah sekitar stadion. Sepakbola Indonesia seperti tidak pernah lepas dari cerita dan citra buruk kerusuhan yang dilakukan para suporter (hooligans). Bahkan kerusuhan yang terjadi antara suporter Persija dan Persipura telah merenggut 1 korban jiwa dipihak pendukung persija. Ini setelah beberapa kerusuhan sebelumnya yang terjadi di Kediri dan dan kota-kota lainnya. Di negara-negara lain dimana sepakbola menjadi olahraga yang paling menjadi favorit rakyatnya, mungkin mereka juga punya masalah yang sama; KERUSUHAN ANTAR SUPORTER! Tapi Indonesia beda. Kenapa?
1. Hampir setiap musim kompetisi kerusuhan selalu saja terjadi, dimana tidak adanya evaluasi setiap kondisi itu agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Pendekatannya adalah selalu dari sisis keamanan saja.
2. Klub sepkbola yang ikut dalam kompetisi membawa "nama" daerah (Persib, Persija, Persipura, Persebaya, dll) yang secara tidak langsung telah melibatkan sentimen kedaerahan yang begitu kental bagi pendukungnya. Kekalahan berarti martabat daerahnya terusik.
3. Pelaku kerusuhan tidak pernah diusut dan dihukum (yang saya tahu). Bahkan yang sampai menghilangkan nyawa orang lain, tetap tak tersentuh hukum. Kriminalitas dalam sepakbola kita seperti terjadi didalam hutan belantara saja karena memang tidak ada sangsi hukum bagi para pelakunya. Diluar negeri, khususnya di Eropa, pelaku kerusuhan sepakbola benar-benar diusut tuntas. Pelakunya diseret ke meja hijau dan dijebloskan ke penjara.
4. Tidak sedikit dari mereka yang memang benar-benar datang ke stadiun bukan untuk menikmati sebuah tontonan atau hiburan tapi sengaja ingin berbuat rusuh.
Ini tidak semata-mata hanya tentang sepakbola Indonesia. Jangan mengharapkan sebuah prestasi yang membanggakan dari kesebelasan-2 Indonesia termasuk Timnas-nya, jika kompetisi dalam negeri kita masih berdarah-darah seperti ini. Dan mungkin akan terus begini jika kondisinya tidak berubah. Saya tidak sedang mendiskreditkan suporter sepakbola tertentu. Sungguh. Saya hanya ingin sepakbola Indonesia maju. Dimana saya (mungkin orang lain juga) bisa berani lagi untuk datang ke stadion menikmati sebuah aksi menghibur dari para pemain sepakbola tanpa rasa was-was
|
|
Share on Facebook
|
| Blogger has no team. |
|
| You must be logged in to post comments. |
|
© 2003-2007 Fifth Season AS, Oslo, Norway. Privacy Policy. Rules and Code of Conduct. Sitemap. Responsible Editor for ManagerLeague is Christian Lassem. | |